Untuk memuluskan tujuannya, Van de Beek sampai tukar agen. Sekarang, ia ada di bawah pengendalian seorang agen namanya Ali Dursun. Pekerjaan pertama Dursun dari Van de Beek telah ada, yaitu mencari club yang dapat kasih agunan main baginya.
1. Van de Beek frustrasi
Van de Beek semakin frustrasi di MU. Sampai sekarang, pemain tengah 24 tahun itu belum mendapatkan peluang main secara reguler di tim Setan Merah.
Ia kalah saing dari Bruno Fernandes, Paul Pogba, Fred, Scott McTominay, dan Nemanja Matic. Sebetulnya, cukup mengejutkan karena Van de Beek semestinya diberi peluang jika merupakan tulang punggung masa datang MU.
2. MU kebingungan perlakukan Van de Beek
MU memang banjir kritikan karena dipandang tidak mempunyai gagasan khusus saat datangkan Van de Beek. Manager MU, Ole Gunnar Solskjaer, kebingungan ingin dimainkan di mana Van de Beek.
Solskjaer sebetulnya sempat ngomong jika Van de Beek sisi dari gagasan periode panjang MU. Tetapi, jika itu niat Solskjaer, semestinya Van de Beek diberi peluang main semakin banyak.
3. Tukar dengan agen yang cermat
Kawan-kawan Van de Beek di MU tidak tinggal diam. Mereka memberi jalan keluar supaya Van de Beek tidak membusuk di Old Trafford.
Sampai pada akhirnya, banyak yang merekomendasikan supaya Van de Beek tukar agen. Kerja-sama dengan Guido Alberts disudahi, selanjutnya Ali Dursun diambil oleh Van de Beek.
Baca Juga
Ali Dursun dipandang seperti salah satunya agen terbaik Eropa. Karena, ia jadi orang dibalik kesuksesannya kepindahnya kompatriotnya, Frenkie de Jong, dari Ajax ke Barcelona pada 2019 kemarin.
4. MU tolak penawaran Everton
Van de Beek sebetulnya nyaris mendekat ke Everton. Tetapi, MU memblok kepindahnya. Berita itu dibuka oleh bekas agennya, Guido Alberts.
Everton sebetulnya masih inginkan Van de Beek dan berminat untuk meminjamnya Januari 2022 kedepan. Ini pasti jadi peluang buat Van de Beek cabut.
"Kami memiliki inisiatif untuk cari club baru dan opsi jatuh ke Everton. Kami buka perbincangan dengan perwakilan mereka seperti Marcel Brands dan Farhad Moshiri," ungkapkan Guido Alberts.
"Saat sebelum deadline transfer, kami terima telephone dari Solskjaer jika transfer tidak bisa dilaksanakan dan dia minta Van de Beek untuk melapor ke latihan esok harinya," sambungnya.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar