5 Pemain yang Memiliki potensi Ganti Fungsi Messi di Timnas Argentina

5 Pemain yang Memiliki potensi Ganti Fungsi Messi di Timnas Argentina

UNWORKININDONESIA - Di umurnya yang udah sampai 34 tahun, Lionel Messi tetap menjadi favorit tim nasional Argentina sampai sekarang ini. Teranyar, sisa pemain Barcelona ini sukses membawa negaranya melaju ke laga Piala Dunia 2022. La Pulga mesti dipandang memiliki fungsi yang besar sekali dalam perjalanan kubu ke Qatar di tahun depan.

Ia tercatat sebatas sekali bolos serta buat 6 gol di set Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Amerika Selatan. Messi keliatannya akan selalu diandalkan Argentina di ajang paling berprestise di dunia itu. Akan tetapi, kalau melihat umurnya kini, jabatan sang pemain jelas dapat habis secepatnya.

Karena itu, Argentina mesti siap sedia buat mencari figure opsi Messi. Sekian lama ini terdapat banyak nama muda yang diperkirakan akan menjadi penerus La Pulga di Timnas Argentina. Berikut lima pemain yang memiliki potensi ganti fungsi Messi di La Albiceleste.


1. Thiago Almada

Thiago Almada sebagai satu diantaranya kemampuan muda teristimewa di perebutan tertinggi Argentina kini. Pesepak bola berusia 20 tahun itu sekarang tengah bela Velez Sarsfield. Kalau melihat mutunya, ia di pandang mempunyai kebolehan buat ganti fungsi Messi.

Musim ini Almada udah menuliskan 9 gol serta 6 assist dari 33 pertandingan buat Velez Sarsfield. Ia benar-benar belum mendapatkan panggilan pertamanya kali buat bela tim nasional Argentina. Akan tetapi, banyak yang memprediksikan apabila Almada akan menjadi pemain kunci La Albiceleste dalam beberapa tahun ke depan.


2. Julian Alvarez

Julian Alvarez menjadi percakapan hangat di kelas tertinggi Argentina sebab sukses tampil bagus bersama River Plate. Musim ini pemain berusia 21 tahun itu udah membikin total 19 gol serta 13 assist dari 40 pertandingan di seluruhnya perebutan. Perform bagus itu membikin sang pemain mendapatkan panggilan buat tampil bersama Timnas senior Argentina.

8 Laga Liga Inggris saat Manchester United Dijebol 5 Gol

Kecewanya Inter Tidak berhasil Menang Atas AC Milan 

Sekian lama ini Alvarez tercatat udah membikin lima pertandingan buat La Albiceleste. Kabarnya sang penyerang jadi target beberapa kubu elite Eropa kini. Team-team dari Inggris, Italia, serta Spanyol dikatakan tertarik sama jasanya.


3. Nicolas Gonzalez

Nicolas Gonzalez

Nicolas Gonzalez  seringkali telah main bersama Lionel Messi di tim nasional Argentina. Pemain berusia 23 tahun ini mulai debutnya dengan La Albiceleste pada tahun 2019 tempo hari. Sekian lama ini pemain Fiorentina itu telah mendata total 15 kompetisi serta menuliskan 2 gol serta 1 assist.

Gonzalez turut membantu kubu saat memenangi ajang Copa America 2021 tempo hari. Sedangkan, pada tingkat klub, sang penyerang tampil cukup baik dengan menyatukan 3 gol serta 2 assist dari 9 kompetisi yang telah dilalui musim ini.


4. Paulo Dybala

Paulo Dybala pertamanya kali main buat tim nasional senior Argentina pada tahun 2015. Meski udah lama main buat La Albiceleste, akan tetapi pemain miliki Juventus itu terus ada di bawah bayang-bayang Lionel Messi. Karena itu, tidak terheran kalau Dybala sebatas mendata 2 gol saja dari 31 pertandingan bersama negaranya.

Akan tetapi, disamping itu, Dybala memiliki potensi jadi penerus Messi apabila pemain PSG itu menggantung sepatu. Bersama Juventus musim ini, Dybala tampil serius impresif dengan membikin 6 gol serta 4 assist dari 11 pertandingan di seluruhnya perebutan.


5. Lautaro Martinez

Lautaro Martinez sebagai satu diantaranya penyerang muda yang memiliki kualitas oke di perebutan bagus Eropa. Ia sekarang tengah jadi penyerang favorit di Inter Milan serta tim nasional Argentina. Pria berusia 24 tahun ini kerjakan debut buat La Albiceleste pada tahun 2018.

Sekian lama ini Martinez udah buat 17 gol serta 5 assist dari 34 pertandingan. Sehabis masa Lionel Messi habis, Martinez diperkirakan akan selalu jadi favorit Argentina di barisan depan. Sisa pemain Racing Club itu menunjukkan perform yang cukup impresif bersama Inter Milan musim ini, di mana ia dapat membikin 5 gol serta 1 assist dari 11 kompetisi di Serie A.

Laga Piala Dunia 2022 memiliki potensi jadi ajang terakhir Lionel Messi bersama tim nasional Argentina. Ia pastilah mengharapkan bisa membawa negaranya sebagai yang terbaik di laga itu. Kalau dapat capai gelar juara itu, piala itu jadi yang kedua buat Messi buat Argentina, sehabis Copa America 2021.

Baca Juga : Perkiraan Inter Milan vs Napoli 22 November 2021

Perkiraan Inter Milan vs Napoli 22 November 2021

unworkinindonesia - Juara bertahan Inter Milan akan melayani Napoli pada minggu ke-13 Liga Italia atau Serie A 2021/22, Senin (22/11/2021). Laga di Stadio Giuseppe Meazza/San Siro ini direncanakan kick-off 00:00 WIB.

Perkiraan Inter Milan vs Napoli 22 November 2021

Di pertandingan paling akhir mereka saat sebelum interval internasional, ke-2 team ini sama tidak berhasil menang. 1 gol penalti Hakan Calhanoglu cukup hanya untuk memberikan Inter hasil seimbang 1-1 dalam derby melawan AC Milan. Dalam pada itu, gol Giovanni Di Lorenzo memberikan Napoli hasil seimbang 1-1 melawan Hellas Verona.


Keadaan di kelas atas juga tidak alami peralihan. Napoli dan Milan belum terkalahkan, masing-masing sudah mengumpulkan 32 point, dan Inter ada di tangga ke-3 dengan 25 angka.


Inter perlu menaklukkan Napoli bila ingin selekasnya memotong jarak. Tetapi, penyiapan Inter sedikit amburadul dengan cidera yang menerpa bek sentra Stefan de Vrij dan pemain depan Alexis Sanchez saat interval internasional.


Kehilangan de Vrij dapat berpengaruh negatif pada pasukan Simone Inzaghi. Karena, pemain Belanda itu ialah opsi khusus di jantung pertahanan Nerazzurri.


Napoli, yang mulai musim ini diatasi bekas pelatih Inter, Luciano Spalletti, mempunyai pola permainan ofensif yang mengerikan. Ada Victor Osimhen sudah cetak 5 gol di Serie A musim ini, Lorenzo Insigne yang telah mengepak 4 gol dan tiga assist.


Harus diingat, ada sebelas pemain berlainan yang telah cetak gol untuk Napoli di Serie A musim ini. Dalam kata lain, teror buat Inter dapat tiba dari tiap baris Napoli.


Bila tidak siaga, atau meleng sedikit saja, Inter dapat dibikin cedera.


Prediksi Formasi Pemain


Inter Milan (3-5-2): Handanovic; Skriniar, Ranocchia, Bastoni; Darmian, Barella, Brozovic, Calhanoglu, Perisic; Dzeko, Lautaro.


Pelatih: Simone Inzaghi.


Informasi tim: De Vrij (cidera), Sanchez (cidera).


Napoli (4-3-3): Ospina; Di Lorenzo, Rrahmani, Koulibaly, Mario Rui; Anguissa, Fabian Ruiz, Zielinski; Politano, Osimhen, Insigne.


Pelatih: Luciano Spalletti.


Informasi tim: Demme (Covid), Ounas (menyangsikan).


Head-to-Head dan Perform


Head-to-Head di Serie A


Tatap muka: 150

Inter Milan menang: 67

Gol Inter Milan: 214

Seimbang: 37

Napoli menang: 46

Gol Napoli: 165.

5 Tatap muka Paling akhir


19-04-2021 Napoli 1-1 Inter (Serie A)

17-12-2020 Inter 1-0 Napoli (Serie A)

29-07-2020 Inter 2-0 Napoli (Serie A)

14-06-2020 Napoli 1-1 Inter (Coppa Italia)

13-02-2020 Inter 0-0 Napoli (Coppa Italia).

5 Laga Paling akhir Inter Milan (S-M-M-M-S)


Baca Juga : 

Kecewanya Inter Tidak berhasil Menang Atas AC Milan


25-10-21 Inter 1-1 Juventus (Serie A)

28-10-21 Empoli 0-2 Inter (Serie A)

31-10-21 Inter 2-0 Udinese (Serie A)

04-11-21 Sheriff 1-3 Inter (UCL)

08-11-21 Milan 1-1 Inter (Serie A).

5 Laga Paling akhir Napoli (S-M-M-M-S)


24-10-21 Roma 0-0 Napoli (Serie A)

29-10-21 Napoli 3-0 Bologna (Serie A)

01-11-21 Salernitana 0-1 Napoli (Serie A)

05-11-21 Legia 1-4 Napoli (UEL)

08-11-21 Napoli 1-1 Verona (Serie A).

Kecewanya Inter Tidak berhasil Menang Atas AC Milan

Kecewanya Inter Tidak berhasil Menang Atas AC Milan

UNWORKININDONESIA - Inter Milan tidak berhasil mengantongi tiga point saat memainkan derby menantang AC Milan di San Siro, Senin pagi hari WIB (8/11/2021). Sempat unggul terlebih dahulu, Inter pada akhirannya harus senang share angka dengan Milan.


Menit 11, Inter unggul terlebih dahulu melalui eksekusi penalti Hakan Calhanoglu. Berlalu enam menit, Inter justru kecolongan melalui gol bunuh diri Stefan de Vrij.


Sebetulnya, Inter bisa jadi kembali unggul sesudah mendapatkan hadiah dari wasit. Sayang, eksekusi Lautaro Martinez dapat diblok oleh penjaga gawang Milan, Ciprian Tatarusanu. Sampai pada akhirnya, Inter tidak berhasil menang.


1. Menggeleng kepala


Hasil ini membuat bek Inter, Milan Skriniar, kecewa. Skriniar tidak mengerti Inter tidak berhasil menang, walau sebenarnya cetak banyak kesempatan.


"Menimbang jumlahnya kesempatan yang kami buat, hasilnya menyebalkan. Kami buang dua point utama. Kami semestinya dapat menang," tutur Skriniar diambil DAZN.


2. Tidak dapat menang saat temu raksasa

  • 5 Wonderkid Serie A yang Pantas Dilihat di Musim 2021/2022
  • Van De Beek Semakin Tidak Sabar Cabut dari MU 
  • Ketidakberhasilan Inter menang atas Milan perpanjang catatan minor musim ini. Milan jadi raksasa ke-2 , sesudah Juventus, yang tidak berhasil ditaklukkan oleh Inter pada musim ini.


    Seterusnya, Inter akan mendapatkan ujian dari raksasa yang lain, Napoli, selesai interval internasional.


    "Kami harus membenahi rekor tatap muka dengan beberapa raksasa. Kembali lagi, saat memimpin saat menantang Milan dan hanya dapat seimbang. Kami telah bermain bagus, terorganisir dan imbang, tetapi tidak tajam di muka," kata Skriniar.


    3. Milan memperpanjang catatan positif


    Dengan hasil ini, Milan malah perpanjang catatan positifnya. Bersama Napoli, Milan sekarang jadi team yang belum terkalahkan dari 5 liga hebat Eropa musim 2021/22.


    Karena, di Premier League, Liverpool pada akhirnya terima kekalahan pertamanya selesai dibekap West Ham dengan score 2-3.

    Baca Juga : Real Madrid Bikin Riwayat Mengerikan di Liga Champions



    Real Madrid Bikin Riwayat Mengerikan di Liga Champions

    Real Madrid Bikin Riwayat Mengerikan di Liga Champions

    UNWORKININDONESIA - Real Madrid pecahkan rekor fenomenal di Liga Champions. Mereka jadi salah satu club yang sukses terlebih dahulu cetak seribu gol dalam riwayat perjalanan persaingan ini berjalan.


    Catatan penting itu dicapai Madrid saat mentas di sesi kualifikasi Group D Liga Champions musim 2021/22. Melayani Shaktar Donetsk di Santiago Bernabeu, Kamis (4/11/2021), Los Blancos sanggup menang tipis 2-1.


    Madrid unggul terlebih dahulu melalui Karim Benzema saat pertandingan jalan 14 menit, tetapi keunggulan itu tidak tahan lama, karena menjelang turun minum team tam menyamai posisi melalui Fernando. Untung, Benzema kembali cetak gol menit 61, sekalian pahlawan kemenangan team.


    1. Real Madrid jadi club tersubur di persaingan Eropa

    Diambil Opta, brace dari Benzema itu menjadi peristiwa paling khusus untuk Madrid. Karena, mereka sukses cetak gol ke-1.000 di Liga Champions. Catatan itu pasti penting, ingat tidak ada satu juga team yang dapat sesubur, atau dekati catatan gol Madrid.


    Bayern Munich jadi club ke-2 yang punyai catatan gol paling banyak di Liga Champions. Namun, jumlah gol mereka masih jauh terpaut dari Madrid. Die Roten baru sanggup cetak 768 gol sejauh perjalanannya di Liga Champions.


    Sementara, seteru Madrid, Barcelona, mengikuti di rangking ke-3 sebagai club tersubur. Mereka sanggup mengumpulkan 655 gol dalam gelaran sama.


    2. Benzema ngomong Alhamdulillah

    Benzema

    Benzema benar-benar suka dapat menolong team cetak riwayat. Menurutnya, catatan itu bukan kontributor akhir darinya dalam menolong team memahat rekor. Lebih dari itu, striker asal Prancis itu janji bawa Madrid semakin berprestasi dan raih beragam gelar, terhitung di Liga Champions.


    "Senang dengan team ini dan saya janji terus akan memahat riwayat club," cuit Benzema dalam account Twiter pribadinya dituruti tagar #halamadridynadamas #Alhamdulilah.

  • 8 Laga Liga Inggris saat Manchester United Dijebol 5 Gol
  • 5 Wonderkid Serie A yang Pantas Dilihat di Musim 2021/2022
  • Minimal ini membuat Benzema semakin optimis jadi unggulan Madrid musim ini sebelumnya setelah ada selalu dalam bayangan pemain bintang.


    3. Benzema menjadi pemain tersubur ke-4 di Bernabeu

    Saat sebelum Benzema pastikan gol ke-1.000 Madrid, Cristiano Ronaldo sempat membuat catatan bagus dengan cetak gol ke-800 dan 900 club saat mentas di Liga Champions. Jauh sebelumnya, ada Gonzalo Higuain cetak gol ke-700, David Beckham (600) dan Guti (500) untuk Madrid.


    Selainnya rekor gol club, brace Benzema meletakkannya menjadi pemain ke-4 yang terbanyak cetak gol untuk Madrid. Pemain berumur 33 tahun itu telah mengumpulkan 292 gol sepanjang ada di Bernabeu.


    Catatan gol Benzema cuman kalah atas Ronaldo (450 gol), Raul Gonzales (325), Alfredo di Stefano (266). Sementara, catatan kesuburannya di Liga Champions telah capai 75 gol (63 bersama Madrid), jumlah itu cuman kalah atas Raul (66) dan Ronaldo (105).

    Baca Juga : Van De Beek Semakin Tidak Sabar Cabut dari MU